Senin, 01 April 2019

LIBERALIS YANG TIBA-TIBA TEKSTUALIS

Kok tiba-tiba kaum liberalis bicara tekstual saat bicara tentang khilafah? Kata mereka, yang ada dalam Alquran hanya kalimat atau kata "khalifah", bukan "khilafah". Kata khalifah dalam Alquran bicara pada tataran (pemimpin) sebagai individu bukan sistem kepemimpinan suatu pemerintahan (khilafah).

Maka, tidak ada khilafah dalam Alquran. Karena Alquran hanya bicara tentang khalifah saja. Dengan kata lain, kaum liberalis ingin mengatakan bahwa khilafah tidak ada dalam Islam.

Padahal, biasanya mereka piawai bicara kontekstual, bahkan mengedepankan kontekstual saat memahami ayat-ayat Alquran. Yang terbaru, teks "kafir" Alquran saja mereka tolak demi konteks hubungan kehidupan berbangsa. Katanya, tidak ada istilah kafir dalam kehidupan NKRI, yang ada adalah al muwathinun atau warga negara.

Namun anehnya, sekarang justru mereka menolak istilah khilafah yang merupakan bagian pembicaraan dari kontekstual tentang khalifah. Mereka menolak khilafah demi memperjuangkan kata khalifah yang menurut mereka, hanya kata itu yang ada dalam Alquran.

Begitulah ciri khas kaum liberalis. Jika tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan dari bunyi teks ayat-ayat Alquran, mereka akan larikan pemahaman teks ayat Alquran itu kepada konteks kekinian yang mereka inginkan. Meski bertentangan dengan hadis Rasulullah SAW dan pemahaman para ulama ahli tafsir.

Bayangkan, agama Islam yang benar di sisi Allah saja, sesuai teks Alquran (QS Ali Imran: 19), bisa mereka sanggah dengan pemahaman kontekstual sesuai menurut mereka, yaitu, bahwa semua agama sama saja dan sama-sama benar. Dan masing-masing pemeluk agama akan masuk surga Allah meski agama dan cara ibadah mereka berbeda-beda.

Tetapi, jika ayat-ayat Alquran memberi ruang untuk dipahami secara kontekstual, namun tidak disukai oleh mereka, maka kaum liberalis pun menolaknya. Maka tidak heran, mereka pun menolak istilah khilafah. Padahal, kata Din Syamsuddin, kata khilafah bisa dimaknai sebagai maknawi dari kata khalifah yang disebut dalam teks Alquran.

Begitulah....

Penulis : Lidus Yardi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar